Monday, 27 June 2016

Seperti itu kamu

Dia selalu menyiapkan makanan lagi sebelum makanan yang berada didalam mulutnya habis. Memesan menu banyak banyak, lalu menghidangkannya tepat didepan meja. Dan setelah makanan dalam kunyahan habis, dia akan segera memasukkan lagi makanan yang berada didepannya. Bahkan sebelum kunyahannya selesai tertelan, tangannya sudah mengambil beberapa makanan pilihan untuk segera dijejalkan dalam kerongkongan. Begitu seterusnya, begitu hingga waktu yang tidak tentu. Pun bila perutnya sudah kenyang dia akan tetap melakukan kegiatan seperti itu. Sungguh tidak habis fikir, bagaimanan mungkin bisa melakukan hal sedemikian rupa.

Seperti orang itu, seperti kamu pula. Selalu menyiapkan target baru, hati baru, dan wanita baru untuk menjadi cadangan ketika akan melepaskan wanita lamamu. Kamu, akan mencari dan memilah beribu ribu wanita lain yang berada didekatmu untuk dijadikan sandaran ketika akan melepas wanita lama. Bahkan kamu dapat merangkul dua, dua belas atau dua puluh wanita dalam satu waktu. Yang sungguh tidak habis fikir dibuatnya. Kamu mampu berperan ganda didepan para wanita yang sudah berlabel “korban” akan tipu daya. Selalu berlakon memelas kepada tiap tiap wanita yang kamu temui. Menyendukan mata, melembutkan ucapan sehingga lawan bicara terjerat dalam kebohongan. Oh astaga, mereka telah tertipu.


Tunggu saja, tunggu saja hingga waktunya. Perutmu menggelembung karena terlalu penuh oleh makanan makanan selama ini. Lalu akan meledak hebat. Dan kamu akan berhenti makan, semoga saja.

1 comments: