Dia selalu menyiapkan makanan
lagi sebelum makanan yang berada didalam mulutnya habis. Memesan menu banyak
banyak, lalu menghidangkannya tepat didepan meja. Dan setelah makanan dalam
kunyahan habis, dia akan segera memasukkan lagi makanan yang berada didepannya.
Bahkan sebelum kunyahannya selesai tertelan, tangannya sudah mengambil beberapa
makanan pilihan untuk segera dijejalkan dalam kerongkongan. Begitu seterusnya,
begitu hingga waktu yang tidak tentu. Pun bila perutnya sudah kenyang dia akan
tetap melakukan kegiatan seperti itu. Sungguh tidak habis fikir, bagaimanan
mungkin bisa melakukan hal sedemikian rupa.
Seperti orang itu, seperti kamu
pula. Selalu menyiapkan target baru, hati baru, dan wanita baru untuk menjadi
cadangan ketika akan melepaskan wanita lamamu. Kamu, akan mencari dan memilah
beribu ribu wanita lain yang berada didekatmu untuk dijadikan sandaran ketika
akan melepas wanita lama. Bahkan kamu dapat merangkul dua, dua belas atau dua
puluh wanita dalam satu waktu. Yang sungguh tidak habis fikir dibuatnya. Kamu
mampu berperan ganda didepan para wanita yang sudah berlabel “korban” akan tipu
daya. Selalu berlakon memelas kepada tiap tiap wanita yang kamu temui.
Menyendukan mata, melembutkan ucapan sehingga lawan bicara terjerat dalam
kebohongan. Oh astaga, mereka telah tertipu.
Tunggu saja, tunggu saja hingga
waktunya. Perutmu menggelembung karena terlalu penuh oleh makanan makanan
selama ini. Lalu akan meledak hebat. Dan kamu akan berhenti makan, semoga saja.

1 comments:
kamu?