"Aku tak peduli..."
Kalau sudah seperti ini,
aku bisanya hanya tulis, nulis dan menulis. Entah itu bagus atau jelek. Entah itu
masuk akal atau diluar nalar. Entah itu bisa dipahami atau hanya sekedar
dimengerti. Aku tidaak peduli, yang terpenting aku menulis, karena menulis adalah duniaku.
Dunia yang selama ini bisa mengerti aku. Dunia yang selalu ada bagaimanapun
keadaanku. Dunia yang selalu penuh dengan pengertian. Mungkin bagi kalian ini
aneh, ini gila. Iya aneh, iya gila. Yah memang gitu. Tapi aku suka menulis,
semuanya bisa aku ceritakan disana, dari cerita terindah hingga cerita terperih
yang pernah aku alami. Mungkin setiap hari aku menulis, entah satu paragraph
atau beberapa paragfraf untuk menceritakan kejadian kejadian yang aku alami hari
itu. Agar tidak lupa, agar bisa dikenang. Lalu apabila lagi nganggur nganggur,
aku biasa membaca tulisan tulisanku tadi. Rasanya seru, saat membaca cerita
bahagia rasanya senang sekali sampai sampai ingin kembali ke masa itu tapi tat
kala sudah membaca cerita yang sedih, hmm sudah deh kadang nih air mata menetes
sendiri, lari lari maksa inginn keluar dari mata. Kalau sudah gitu biasanya
berhenti membaca dulu, nmelanjutkan tangisan, baru nanti mambaca lagi tapi kadang membaca sambil nangis sih. Haha
Aku suka menulis,
menulis apa pun itu. Menulis tentang aku, dia atau mereka. Aku suka. Setiap apa
yang terjadi denganku dan mereka selalu menjadi inspirasi. Apalagi setiap yang
ada pada dia, jadi inspirasi sekali. Hal kecil yang ada pada dia
kadang aku ceritakan melalui tulisan tulisan mungil ini. Meski kalau hanya menulis tidak ada yang memberi komentar, solusi atau kritik saran tapi kalau habis menulis
itu rasanya lega. Kayak habis cerita sama sahabat sendiri. Itu bagiku
sih, aku tidak tau kalau bagimu, bagi dia, atau bagi meraka. Jadi, semoga aku bisa selalu menulis
cerita ceritaku, selalu. Amin.
Surabaya, 12 november
2013

