Maka pada setiap kehilangan kamu harus bersabar
Kehilangan seseorang bukan merupakan penyebab utamamu untuk
terus bersedih seperti ini. Aku mengerti kamu pasti merasakan sepi, sendiri dan
sunyi. Tak lupa juga luka pasti akan selalu mengiringi. Hari hari akan terasa
terselimuti hujan badai. Dingin, bahkan sesekali kamu akan merasakan menjadi
beku.
Memang tidak bisa dipungkiri, kehilangan seseorang apalagi
yang kita sayangi akan membuat kita serasa kehilangan separuh diri. Menjadikan
struk setengah badan atau bahkan mati total. Tangis? Aku meyakini pasti akan
tangis disetiap kehilangan. Air mata yang menggambarkan tentang kesedihan,
tentang sebuah perpisahan.
Namun, lambat laun kamu juga harus belajar cara
mengikhlaskan. Melepaskan tanpa kesedihan, membiarkan pergi tanpa hati merasa
keberatan. Merelakan sesuatu yang sudah ditakdirkan bukan milikmu oleh Tuhan. Pasrahkan
semuanya kepada Sang Maha Berkehendak. Bukankah ketika kita kehilangan, kita
akan mendapatkan sesuatu yang lebih baik dari Tuhan? Itu sudah janjiNya bukan. Maka
pada setiap kehilangan kamu harus bersabar, tetap menjadi tegar.

