Hujan tak lagi sama, rintiknya tak membasahi tubuhku meski semua butirnya telah menetes ketanah. Hujan kini berbeda, dia jatuh mengenaiku tapi tidak berhasil membuat basah bajuku. Dia tak lagi dingin, tak berhasil membuatku menggigil. Yang harus kamu tau, sebelumnya aku selalu kalah dengan dinginnya, namun kali ini berbeda. Hujanku yang dulu tak lagi ada.
Kini, hujan hanya sebatas hujan biasa. Datar.. Hambar seperti sayur tanpa garam, kurang enak kurang sedap. Yaah hujanku sekarang memang sudah tak seperti dulu. Bukan karena jumlah tetesan yang berkurang, bukan juga karena air hujan dimasak dahulu sehingga rasanya panas. Bukan.. Hujanku berbeda lebih kepada karena kini aku menikmatinya sendiri. Kini aku menikmatinya seorang diri.

